PROSES PEMBUATAN ELEKTROLIT KACA DAN KACA-KERAMIK

Printer-friendly version
Body: 

Keterbatasan sumber energi fosil dan kerusakan lingkungan akibat penggunaan energi tersebut akan menjadi masalah besar di masa mendatang. Terobosan-terobosan baru perlu dilakukan untuk mencari dan menggali serta menciptakan teknologi yang dapat menggantikan atau menghemat sumber energi fosil. Pada saat ini, berbagai teknologi hybrid (mobil listrik) dan energi terbarukan (energi angin dan surya) telah banyak dikembangkan. Teknologi-teknologi tersebut memerlukan media yang handal untuk menyimpan energi yang telah dihasilkan. Baterai ion lithium sekunder dengan elektrolit padat inorganik dan elektroda sangat berpotensi sebagai media penyimpanan energi dan sumber daya untuk berbagai macam aplikasi karena tingkat keamanannya, waktu hidup dan geometri yang serbaguna. Elektrolit merupakan salah komponen penting yang berfungsi sebagai penghantar ion lithium sekaligus isolator antara anoda dan katoda pada baterai ion lithium. Namun demikian, kualitas elektrolit yang baik tidaklah mudah diperoleh. Empat parameter utama yang perlu diperhatikan untuk mendapatkan elektrolit yang baik yaitu komposisi material elektrolit, konduktivitas ionik, waktu hidup ( life time ) dan kestabilan secara kimiawi atau fisika. Kaca dan kaca-keramik zinc-tellurite merupakan salah satu material maju yang mempunyai potensial tinggi sebagai elektrolit padat pada baterai ini. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan kaca dan kaca-keramik zinc-tellurite sebagai elektrolit padat pada baterai ion lithium.

Dr.-Ing. Wahyu Widanarto
Penelitian ini didanai oleh DIKTI melalui Stranas 2014